Inilah Tanda yang diberikan Tubuh Sebagai Deteksi Masa Subur, Apa Saja Kira-kira?

tes alat subur

Jika Anda sedang melakukan program hamil, maka ada banyak sekali yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah deteksi masa subur setelah Anda selesai haid. Masa subur ini memang bisa dihitung dengan beberapa rumus perhitungan, tapi terkadang perhitungan tersebut juga tidak begitu tepat, oleh karena itu, Anda juga perlu memperhatikan perubahan dalam tubuh. 

Masa Subur Wanita

Bagi wanita yang berada di masa reproduksi, tidak sedang hamil, dan tidak mempunyai masalah kesuburan, umumnya mengalami masa ovulasi setiap bulan, meskipun begitu masa ovulasi yang dialami setiap orang memiliki waktu yang sangat berbeda. Pada beberapa hari menjelang ovulasi inilah Anda akan berada di puncak masa subur, sehingga peluang untuk hamil menjadi semakin besar.

Tanda Masa Subur Setelah Haid

Pada saat Anda berada di masa subur, ternyata ada beberapa tanda yang diberikan oleh tubuh itu sendiri, maka dari itu sangatlah penting untuk melakukan deteksi masa subur pada tubuh, tanda tersebut berupa perubahan ataupun gejala yang yang bisa dengan mudah Anda amati, diantaranya adalah,

  1. Adanya peningkatan suhu tubuh

Saat Anda berada di masa subur, biasanya terjadi peningkatan pada suhu basal tubuh, suhu ini merupakan suhu tubuh saat Anda bangun tidur di pagi hari. Tidak sedikit juga yang saat itu memiliki suhu basal tubuh lebih dari  35,5-36,6 derajat selius (suhu normal). 

  1. Meningkatnya lendir serviks

Saat fase ovulasi, ada beberapa hormon yang juga mengontrol siklus haid, akibatnya hormon tersebut mempengaruhi lendir yang keluar dari serviks. Pada masa-masa ini terjadi perubahan yang sangat kentara pada lendir tersebut mulai dari perubahan jumlahnya, warnanya, dan juga teksturnya.

Beberapa hari sebelum waktu ovulasi lendir tersebut biasanya akan menjadi berwarna keruh, keputihan, dan juga lengket. Tepat sebelum ovulasi lendir menjadi cukup licin seperti halnya putih telur, hal tersebut berlangsung selama 3-4 hari, jika Anda melakukan hubungan intim pada waktu tersebut, maka kemungkinan untuk hamilnya cukup besar.

  1. Adanya perubahan pada serviks

Pada saat memasuki masa subur, tanda lain yang juga cukup terlihat adalah adanya perubahan pada posisi serviks, posisi serviks saat tidak berada di masa subur pada umumnya lebih rendah, keras, dan juga tertutup. Sedangkan saat masa subur, posisi serviks menjadi lebih lebar, sensitif, lembut, dan akan lebih lebar.

  1. Terjadi peningkatan gairah seksual

Saat wanita berada di masa subur, secara sadar ataupun tidak Anda akan mengalami peningkatan gairah seksual. Daripada hari biasanya, Anda lebih bergairah untuk berhubungan intim, tapi Anda tidak perlu khawatir, karena hal tersebut sangat normal dan merupakan respon alami tubuh yang menandakan bahwa Anda sudah siap bereproduksi.

Nah itulah beberapa tanda yang diberikan tubuh dan bisa dijadikan sebagai deteksi masa subur Anda setiap bulannya.

Categories:

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published.